indonet - business enabler

Tata Kelola Perusahaan

Home     »     Hubungan Investor     »     Tata Kelola Perusahaan

Otto Toto Sugiri

» Komisaris Utama

Toto adalah veteran IT berpengalaman yang memulai karirnya di sebuah perusahaan perangkat lunak sebelum mendirikan Sigma Cipta Caraka pada tahun 1989. Ia mendirikan DCI pada tahun 2012, yang kemudian berkembang menjadi perusahaan pusat data Tier 4 terbesar di Indonesia. Toto mendirikan Indonet pada tahun 1994, dan saat ini menjabat sebagai komisaris utama perusahaan.

Djarot Subiantoro

» Komisaris

Dengan pengalaman yang luas di bidang IT dan industri jasa, Djarot menjabat sebagai Presiden Direktur Sigma dari 1999 – 2010. Ia juga menjabat sebagai Ketua di Aspiluki (asosiasi perangkat lunak Indonesia) sejak 2013 hingga sekarang. Pada tahun 2012 hingga Juni 2021, Djarot menjabat sebagai Direktur Utama Indonet.

Indri K. Hidayat

» Komisaris Independen

Indri memulai karirnya di IBM Indonesia pada tahun 1981 dan telah membangun karirnya di bidang SDM di beberapa perusahaan terkemuka, termasuk Freeport, Citibank, Rajawali, dan Bank Permata. Indri saat ini merupakan bagian dari Komite Nominasi & Renumerasi di Bank Mandiri dan menjabat sebagai komisaris independen perusahaan.

Karla Winata

» Direktur Utama

Karla memulai karirnya di Bank Danamon pada tahun 1989. Setelah 12 tahun berkecimpung di industri jasa keuangan, ia bergabung dengan Indonet pada tahun 2001 dan sejak itu menjabat sebagai corporate affair director perusahaan. Karla juga saat ini menjabat sebagai direktur di Net Soft and Fast Speed Networks, dan sebagai komisaris di Ekagrata Data Gemilang atau Edge DC.

Den Tossi Ishak

» Direktur Operasional

Tossi memulai karirnya di Indonet pada tahun 1997 dan memiliki pengalaman di berbagai fungsi perusahaan, termasuk operasional, penjualan, dan support. Selain menjabat sebagai direktur operasional di indonet, Tossi juga merupakan direktur di Fast Speed Networks, Net Soft, dan Ekagrata Data Gemilang atau Edge DC.

David Tandianus

» Direktur Sales dan Marketing

David memulai karirnya sebagai manager di Sigma Cipta Caraka. Dia bergabung dengan Indonet pada tahun 2011 dan sejak itu menjabat sebagai direktur penjualan perusahaan. David juga menjabat sebagai direktur di Wiratapura Indo Parahyangan.

Donauly Situmorang

» Direktur

Donauly meraih gelar Sarjana Teknik dari Universitas Katolik Parahyangan (2006) dan gelar Master of Business Administration dari University of Cambridge (2013). Sebelum bergabung dengan PT Indonet Tbk, Donauly menjabat sebagai Director Lead Advisory pada Ernst & Young Indonesia. Donauly memulai karirnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai professional treasury.

Indri K. Hidayat

» Ketua

Indri memulai karirnya di IBM Indonesia pada tahun 1981 dan telah membangun karirnya di bidang SDM di beberapa perusahaan terkemuka, termasuk Freeport, Citibank, Rajawali, dan Bank Permata. Indri saat ini merupakan bagian dari Komite Nominasi & Renumerasi di Bank Mandiri dan menjabat sebagai komisaris independen perusahaan.

Lilis Halim

» Anggota

Lilis Halim memperoleh gelar Bachelor of Science, Major in Mathematics di Universitas New South Wales pada tahun 1988. Beliau juga memperoleh sertifikasi CCP (Certified Compensation Professional) dan GRP (Global Reward Professional) dari WorldatWork, Amerika Serikat, serta The Art and Science of Coaching module I & II of Ericksonian Coach Training dari Vanaya Institute. Module ini juga termasuk dari International Coach Federation Accredited Coach Training Program (ACTP).

Saat ini ia merupakan bagian dari Komisaris Independen dan Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi PT Pelita Samudera Shipping dan PT Kalbe Farma.

Masa jabatan susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi di atas terhitung 5 tahun sejak tanggal pencatatan saham Perseroan di BEI dan dapat diangkat kembali.

Selain itu, Perseroan telah membentuk Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi yang mengatur tugas, tanggung jawab dan wewenang serta tata cara dan prosedur Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan sebagai berikut:

Terkait dengan fungsi Nominasi:

1. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
– komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
– kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
– kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;


2. membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris         berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;


3. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan


4. memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.

Terkait dengan fungsi Remunerasi:

1. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
– struktur remunerasi;
– kebijakan remunerasi; dan
– besaran atas remunerasi.


2. membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;


Komite Nominasi dan Remunerasi wajib bertindak independen dalam melaksanakan tugasnya.

Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan ditetapkan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No.01/Indonet-Dekom.SK/X/2020 tentang Pembentukan Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 27 Oktober 2020.

Indri K. Hidayat

» Ketua

Indri memulai karirnya di IBM Indonesia pada tahun 1981 dan telah membangun karirnya di bidang SDM di beberapa perusahaan terkemuka, termasuk Freeport, Citibank, Rajawali, dan Bank Permata. Indri saat ini merupakan bagian dari Komite Nominasi & Renumerasi di Bank Mandiri dan menjabat sebagai komisaris independen perusahaan.

Sujati Sura

» Anggota

Sujati Sura memperoleh gelar Bachelor of Business Aministration in Social and Political Sciences dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung pada tahun 1989. Saat ini ia juga menjabat sebagai Head of Production Support PT Fortress Data Services.

Wita Lesmana

» Anggota

Wita Lesmana memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Akuntansi di Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1987 dan gelar Bachelor of Science di bidang Finance dari Exeter University, United Kingdom pada tahun 1990.

Wita saat ini merupakan bagian dari Deloitte Consulting Indonesia sebagai Strategy and Operations, serta Project Manager and Solution Architecture Lead PT Telkom Indonesia

Komite Audit ini memiliki periode jabatan selama paling lama 5 tahun, terhitung sejak tanggal pencatatan saham Perseroan di BEI dan dapat diperpanjang untuk 1 periode jabatan berikutnya, dengan tidak mengurangi hak Dewan Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu.

Selain itu, Perseroan telah membentuk Piagam Unit Audit Internal yang ditetapkan oleh Surat Keputusan Direksi No. 08/Indonet-Dir.Dekom.SKX2020 tanggal 27 Oktober 2020 yang mengatur tugas, tanggung jawab dan wewenang Unit Audit Internal Perseroan.

Piagam Komite Audit

Sebagaimana terdapat di dalam Piagam Komite Audit Perseroan, tugas dan tanggung jawab serta wewenang dari Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:

Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut:

1. melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara lain laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan;


2. melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan;


3. memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikannya;


4. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee;


5. melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tidak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;


6. melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi;


7. menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;


8. menelaah independensi dan objektivitas akuntan publik;


9. melakukan penelaahan atas kecukupan pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik;


10. melakukan pemeriksaan terhadap dugaan adanya kesalahan dalam keputusan rapat Direksi atau penyimpangan dalam pelaksanaan hasil keputusan rapat Direksi;


11. menyampaikan laporan hasil penelaahan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan setelah selesainya laporan hasil penelaahan yang dilakukan oleh Komite Audit;


12. menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan; dan


13. menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

 

 

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit mempunyai wewenang dan mekanisme kerja sebagai berikut:

1. mengakses dokumen, data dan informasi Perseroan tentang karyawan, dana, aset, dan sumber daya perusahaan yang diperlukan;


2. berkomunikasi langsung dengan karyawan, termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen risiko, dan Akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit;


3. melibatkan pihak independen di luar anggota Komite Audit yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan); dan


4. melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan Komisaris.

Steven

» Ketua

Steven memperoleh gelar Bachelor of Economics di bidang Akuntansi dari Universitas Tarumanagara. Steven memulai karirnya pada salah satu Kantor Akuntan Publik Big Four dan telah berpengalaman lebih dari 11 tahun di bidang audit pada berbagai industri. Steven memiliki beberapa sertifikasi diantaranya adalah Certified Public Accountant of Indonesia.

Piagam Internal Audit

Sebagaimana terdapat di dalam Piagam Internal Audit Perseroan, tugas dan tanggung jawab serta wewenang dari Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut:

Tugas dan Tanggung Jawab Unit Audit Internal meliputi:

1. Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan;


2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian interen dan sistem manajemen sesuai dengan kebijakan Perseroan;


3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya;


4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen;


5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris;


6. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;


7. Bekerja sama dengan Komite Audit;


8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya; dan


9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

 

 

Wewenang Unit Audit Internal meliputi:

1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Perseroan terkait dengan tugas dan fungsinya;


2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit;


3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit; dan


4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal.

Donauly Elena Situmorang

» Sekretaris Perusahaan

Donauly meraih gelar Sarjana Teknik dari Universitas Katolik Parahyangan (2006) dan gelar Master of Business Administration dari University of Cambridge (2013). Sebelum bergabung dengan PT Indonet Tbk, Donauly menjabat sebagai Director Lead Advisory pada Ernst & Young Indonesia. Donauly memulai karirnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai professional treasury.

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;


2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;


3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:

  • – keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web Perseroan atau perusahaan publik;
  • – penyampaian laporan kepada OJK tepat waktu;
  • – penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;
  • – penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
  • – pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris;

4. Sebagai penghubung atau contact person antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya.


5. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi yang bersifat rahasia kecuali dalam rangka memenuhi kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan;


6. Mengikuti pendidikan dan/atau pelatihan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman untuk membantu pelaksanaan tugasnya;


7. Membuat laporan secara berkala sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 tahun mengenai pelaksanaan fungsi sekretaris perusahaan kepada Direksi dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris.

Informasi mengenai kontak Sekretaris Perusahaan Perseroan adalah sebagai berikut:

Alamat : Jl. Rempoa Raya No. 11, Ciputat, Tangerang Selatan
Nomor Telepon : 021 – 7388 2525
Nomor Faksimili : 021 – 7388 2626
AlamatE-mail : corporate.secretary@indonet.id
Up. : Sekretaris Perusahaan

Struktur Tata Kelola Perusahaan

Perseroan telah menetapkan sebuah kerangka kerja tata kelola perusahaan yang mengatur hubungan antara Perseroan dengan pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya, dan hubungan antara Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.

Bersama-sama, kami memastikan bahwa tata kelola perusahaan yang baik diterapkan secara efektif dan konsisten di seluruh lini organisasi.

Informasi Perubahan Struktur Tata Kelola Perusahaan